https://drive.google.com/file/d/1DATbKFERQYdcVsOIHASMJoFKk2R9ZEFw/view?usp=drive_linkKUNJUNGAN KKL
Manfaat Poster dalam Komunikasi Kesehatan
Strategi Menyiasati Kendala Komunikasi
Komunikasi ialah proses pertukaran berita baik secara lisan memakai kata-kata/bunyi ataupun nonverbal memakai bahasa tubuh/gestur eksklusif. Komunikasi dapat dilakukan secara pribadi atau melalui media cetak (koran, majalah, buletin, dll) serta media elektro (televisi, radio, internet, dan lain-lain). Proses komunikasi dapat berlangsung kapan saja serta dimana saja. Walau terkesan simpel, sebenarnya terdapat begitu poly hambatan pada berkomunikasi. Berikut beberapa hal yg mampu menghambat komunikasi kita menggunakan orang lain.
1. Kendala Fisik
Kendala ini berkaitan dengan keadaan fisik seseorang, misalnya orang yang tuna rungu. umumnya kendala ini dapat diatasi dengan mencari cara terbaik agar komunikasi tetap mampu berjalan dengan lancar. contohnya dengan memakai bahasa isyarat. Asalkan komunikator serta komunikan mau bekerja sama kendala ini sempurna mampu diatasi. Orang yang bisu pun bisa berkomunikasi menggunakan menulis email atau menggunakan gerakan tubuh.
2. Kendala Lingkungan atau Budaya
dalam berkomunikasi, kita wajib mencoba tahu orang lain yg asal asal kebudayaan atau latar belakang lain (bahasa, kepercayaan , norma, atau apapun itu). kendala lingkungan dan budaya ini bisa merusak karena apa yg dipersepsi sang orang lain tidak selaras dengan yang terdapat pada pikiran kita. tak jarang kali miskomunikasi terjadi karena kita tidak memiliki frame or reference dan field of experience yang sama dengan orang tersebut. menjadi contoh, orang Barat tidak keberatan dipangggil eksklusif menggunakan namanya tanpa menggunakan sebutan ‘Professor’ atau ‘Pak’ atau ‘Bu”. tapi Jika hal ini kita lakukan pada orang Indonesia, lawan bicara kita yang lebih tua telah sempurna akan merasa tersinggung dan tidak dihormati.
3. Hambatan Personal atau Kepribadian
Kendala ini terdapat pada diri komunikan atau komunikator, contohnya perilaku, syarat emosional, kesamaan untuk percaya di stereotype, serta lain-lain.. Sifat atau ciri seseorang pula mampu merusak kelancaran komunikasi, misalnya orang yang pemalu atau kikuk tak akan bisa berbicara dengan lancar di atas panggung.
Beberapa hambatan komunikasi yand telah dibahas di atas bisa diatasi dengan cara-cara berikut:
1. Komunikator harus agresif supaya komunikan mengerti serta tahu penuh isu yang disampaikan
2. Menyiasati pesan ekspresi serta non-ekspresi yang ingin disampaikan. Pesan yg disampaikan harus inklusif serta informatif. Inklusif ialah pesan berisi segala sesuatu yang diharapkan komunikan buat tahu maksud komunikator, sedangkan informatif yaitu memuat pesan yang perlu diketahui sang komunikan.
3. Adanya timbal pulang dalam berkomunikasi supaya terjadi komunikasi 2 arah yg interaktif. bila komunikan tidak mengerti, ia wajib bertanya di sang komunikator.
